Senin, 13 April 2015

Modus-modus kejahatan pada IT.


Tulisan
Modus-modus kejahatan pada IT
Kejahatan Card Skimming di Indonesia
Kasus kejahatan perbankan dengan modus card skimming terbaru yang terjadi di Indonesia adalah, kasus ditangkapnya enam warga negara malaysia oleh Mabes Polri bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan Ham. Enam warga negara malaysia ini merupakan sindikat pembobol ATM dengan menggunakan modus card skimming. Mereka Berhasil menguras 112 rekening nasabah Bank Cental Asia di Jakarta dan Bandung. Total kerugian Nasabah mencapai 1,25 Milayard Lebih.(tempo.co.id maret 2014).
Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Markas Besar Kepolisian RI,Brigadir Jenderal Arief Sulistyanto di kantornya, Senin, 3 Maret 2014, modus yang digunakan oleh komplotan ini adalah dengan memasang skimmer dan kamera pengintai di mesin ATM. Skimmer digunakan untuk mencuri data data penting yang ada di kartu ATM korban, sementara kamera pengintai digunakan untuk mencuri nomor pin korban.
Salah satu solusi yang ditawarkan oleh para ahli IT untuk menghentikan kejahatan pembobolan ATM dengan modus skimming, adalah dengan mengganti kartu ATM yang sebelumnya menggunakan teknologi magnetik dengan kartu ATM yang menggunakan teknologi chip. Data data yang tersimpan di kartu berteknologi chip tidak akan bisa terbaca oleh alat skimmer. Jadi kejahatan skimming akan bisa diminimalisir, walaupun pada saatnya nanti juga pasti pelaku kejahatan juga akan menciptakan skimmer yang bisa membaca kartu ATM berteknologi chip. Karena pada hakekatnnya sebuah sistem termasuk sistem keamanan kartu ATM harus terus diperbaharui.
Pihak Bank Indonesia sudah memerintahkan seluruh bank yang ada di Indonesia untuk segera mengganti kartu ATM nasabah yang masih menggunakan teknologi magnetik dengan ATM yang berteknologi chip. Karena sistem keamanan kartu ATM berteknologi chip sudah sangat memadai. Kartu ATM berteknologi chip relatif lebih sulit untuk digandakan dibandingkan dengan kartu ATM berteknologi magnetik yang sangat mudah untuk digandakan dan siapapun bisa melakukannya. Tetapi dari pihak Bank masih belum bisa melakukan migrasi teknologi kartu ATM magnetic ke kartu ATM chip. Yang memberatkan adalah bukan biaya penggantian kartu ATMnya, jika untuk biaya penggantian kartu ATMnya saja tidak seberapa. Tetapi yang memakan biaya sangat banyak adalah penggantian mesin ATM dan mesin EDC yang bisa membaca katu ATM yang berteknologi chip.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar